Blog.YHT.Web.ID

Icon

Bosan adalah awal dari penciptaan perubahan.

Tekanan vs Tantangan

Sepertinya kondisiku hampir mencapai puncak demotivasi dan mendekati depresi. Tidak ada yang bisa membuatku duduk di sini selain kewajiban. Kenikmatan dalam bekerja seakan sirna.

Bila aku harus memilih, mungkin aku akan mengikuti kata hatiku untuk menerima tantangan egoku. Tidak ada yang lebih disukai seorang yang menyukai tantangan selain menerima tantangan dan menjalaninya dengan sungguh, bukan?

Aku bukannya ingin melarikan diri dari semua tekanan ini. Tapi sepertinya lebih baik aku keluar dari sini agar orang lain tidak ketergantungan terhadapku. Apakah semua ini tidak ada yang bisa mengerjakan selain aku?

Sebaiknya aku menutup pintu dan segera bekerja.

Jengkel dan Marah

Saya hanya bisa menyampaikan, siapa pun Anda apa yang Anda lakukan itu bukanlah hal yang baik. Bila memang Anda ingin mencoba kekuatan, silakan cari orang lain. Saya cuma pengguna komputer biasa yang tak tahu apa-apa.

Apakah Anda ingin saya mencari tahu siapa Anda? Apakah dengan begitu Anda senang karena Anda diakui bahwa Anda ada?

Bila memang Anda adalah seorang peretas yang handal, saya ingin Anda membuat suatu yang bermanfaat bagi negeri ini. Pengetahuan Anda akan lebih berguna bila digunakan untuk berperan serta membangun keamanan di negeri ini.

Luapan Kesal Si Keras Kepala

Seorang muda bermuka muram, bergelagat kesal. Saat kutanya, dia mengaku hanya ingin berkata, “Hai kau yang berkata dengan kuasa penerapan teknologi, berkata-katalah selayaknya seorang yang menguasai teknologi. Bila kau tak tahu, pelajarilah! Dan sekali lagi, jangan mencela!”

Dan dia pun pulang. Esok harinya dia kembali bekerja seperti biasa. Berhadapan dengan setumpuk berkas yang harus direkamnya.

Mungkinkah gelora rasa itu sudah reda? Namun kurasa gelora itu bisa meledak suatu waktu. Hanya menunggu waktu.

2010, Baru

Apa yang terjadi di awal tahun 2010 ini?

Yang saya rasakan saat memasuki hari pertama tahun ini adalah kesal.

Birokrasi semakin rusak, dan semakin cueknya orang-orang terhadap lainnya.

Memang saya hanyalah pegawai rendahan yang dengan senang hati disuruh kesana kemari. Tapi saya juga punya kehidupan dan harus menghidupi lainnya.

Bila Anda memang ingin cuek? OK, saya juga bisa!

Memang ini hanyalah soal angka 5% yang telah ditetapkan itu. Tapi saya kerja, pak!

Anda kira saya mangkir karena ingin menambah libur hari raya?

Ma’af, saya tidak sepicik yang Anda kira.

NB : Ma’af, saya hanya meluapkan rasa saya lewat tulisan.

Arsip