Blog.YHT.Web.ID

Icon

Bosan adalah awal dari penciptaan perubahan.

Membangun Lab dengan Virtualbox

Sudah lama menginginkan sebuah lab pribadi yang lengkap namun apa daya dana tak mencukupi.

Semoga saja bisa mencoba segala macam hal yang melayang-layang dipikiran selama ini.

Catatan : Silakan abaikan saja posting ngawur saya kali ini.

3 Bulan Menghindari Server

Adalah bulan ke-tiga saya berpindah tugas ketika saya menyadari sangat sulit untuk berpindah dari dunia komputer terutama mesin layanan (server). 3 (tiga) bulan lebih di posisi baru membuat hati saya kembali rindu untuk mencolek-colek mesin dalam rak dalam ruangan yang dingin. Kerinduan ini sempat terobati sementara ketika harus menyambangi mesin komunitas yang mengalami kerusakan di IDC Duren Tiga.

Sampai dengan kurang lebih  3 (tiga) bulan yang lalu saya memiliki jabatan yang bisa dianggap penting di kantor yang menerapkan administrasi berbasis komputer, dalam SK disebut Operator Console. Tugas yang saya terima sejak tahun 2007, yang mengharuskan saya terbiasa dengan suhu dingin dan pulang lebih larut. Selengkapnya… »

Korban Beruntun

Berdiam, seringkali aku lakukan saat orang-orang disekitarku mengingatkan kembali luka terhadap instansi dimana aku bekerja.

Posisiku yang baru membuat aku berada pada posisi aman dimana tidak langsung berhubungan dengan para penanggung beban anggaran negeri ini. Posisi lamaku bisa dibilang juga aman, namun tetap saja terkadang ada godaan-godaan dari mereka yang ingin di-‘spesial’-kan atau merasa diri ‘spesial’.

Sebenarnya semua aman sampai dengan tadi siang saat aku mendengar nama orang yang sebenarnya akupun tak mengenalnya itu terungkap dari saudara jauhku. Mau tidak mau aku menerima dengan hati yang sakit. Sebenarnya ungkapan itu muncul dalam suasana penuh canda, namun tetap saja membuat hatiku merasa sakit.
Selengkapnya… »

Mesin Baru

*posting-iseng-disela-waktu-menganggur-di-kantor*

bash-4.1$ uname -a
Linux slacker-pkp 3.4.3 #4 SMP Wed Jun 20 12:40:45 WIT 2012 x86_64 Intel(R) Core(TM)2 CPU 6600 @ 2.40GHz GenuineIntel GNU/Linux

bash-4.1$ cat /etc/slackware-version
Slackware 13.37.0
Selengkapnya… »

Zona Nyaman

Zona nyaman adalah ketika bisa menikmati waktu lebih dengan keluarga. Zona nyaman adalah ketika mendapatkan jaminan jasmani dan rohani yang cukup. Suasana zona ini terkadang membuat orang terlena dan terlupa.

Hidup itu berjalan terus dan terkadang kita harus merelakan yang tidak nyaman harus terjadi. Ketidaknyamanan muncul saat kita tidak bisa menikmati perubahan yang terjadi.

Rasa syukur itu lebih utama agar kita selalu ingat dan mengusahakan bahwa perubahan bukanlah sebuah hal yang buruk melainkan jalan menuju yang lebih baik.

*menghela-nafas*

Arti Diam dalam Berkomunikasi

Kemarin saya mendapatkan pelajaran berkomunikasi dari seseorang di kantor saya mengenai pentingnya konfirmasi.

Diam, tanpa konfirmasi, itu bukan berarti setuju dengan sesuatu hal melainkan bisa berarti sebaliknya. Anda harus jeli melihat segala aspek mengenai sang lawan komunikasi terutama sifat-sifat dan pola pikir.

Jadi, kenalilah semua orang disekeliling Anda agar komunikasi Anda lancar dengan sesama.

Menunggu Waktu: Apa yang Kau Cari?

Apa yang kau cari anak muda?

Setiap kali kau mengeluh,
meski tak sedikitpun keluar peluh…
Setiap kali kau mengaduh,
meski kau tau bisa mengerjakannya sebelum pulang beradu…

Sekarang waktu membuatmu sesak,
tapi itu kau yang buat sendiri, nak…

Ingat apa yang telah kau buat,
ingat apa yang buat kau giat,
ingat untuk apa semua terbuat…

Dan kau masih saja duduk terdiam di situ?

Malas dan Sibuk

Dua kata yang selalu menghantui kegiatanku… Sebuah fakta dan sebuah alasan… Sebuah akibat dan sebuah sebab…

Seorang yang sibuk, akan menjadi seorang pemalas di masa rehatnya. Waktunya telah habis oleh kesibukannya.

Seorang pemalas, akan menjadikan kesibukan sebagai alasannya. Entah apa yang dia cari sebenarnya.

Aku rasa 1 artikel per minggu cukup untuk membangkitkan gairah menulisku. Semoga di usiaku yang memasuki 26 ini aku bisa semakin dewasa menyikapi keinginan dan tuntutan yang ada padaku.

Tekanan vs Tantangan

Sepertinya kondisiku hampir mencapai puncak demotivasi dan mendekati depresi. Tidak ada yang bisa membuatku duduk di sini selain kewajiban. Kenikmatan dalam bekerja seakan sirna.

Bila aku harus memilih, mungkin aku akan mengikuti kata hatiku untuk menerima tantangan egoku. Tidak ada yang lebih disukai seorang yang menyukai tantangan selain menerima tantangan dan menjalaninya dengan sungguh, bukan?

Aku bukannya ingin melarikan diri dari semua tekanan ini. Tapi sepertinya lebih baik aku keluar dari sini agar orang lain tidak ketergantungan terhadapku. Apakah semua ini tidak ada yang bisa mengerjakan selain aku?

Sebaiknya aku menutup pintu dan segera bekerja.

Kategori