Blog.YHT.Web.ID

Icon

Bosan adalah awal dari penciptaan perubahan.

Slackware dan Option ExpressCard HSUPA Modem

Beberapa bulan lalu saya sempat membeli Option GlobeTrotter Ultra Express Card 7.2 HSUPA dan sampai dengan tadi siang saya hanya bisa menggunakannya di sistem operasi proprietary di salah satu mesin saya. Saat datang saya sudah pernah mencoba modem ini pada mesin Slackware versi 13.0 namun saya belum berhasil melakukan instalasi sampai tuntas. Namun setelah tadi siang saya mencoba menggunakannya di OpenSUSE 11.2 milik saudara saya ternyata modem ini langsung bisa digunakan. Rasa penasaran saya kembali bangkit, terlebih dengan pembakaran semangat dari teman-teman ngobrol online, sehingga saya mencari melalui Mr Google.

Ternyata apa yang saya cari ada di GPRS HOWTO bagian 3.12 High Speed Option Wireless cards (GT Express, GT Max, GT HSUPA). Dan ada 2 (dua) aplikasi yang harus ada di mesin yang saya pakai ini, yaitu : hsolinkcontrol dan HSOconnect.

Pada hsolinkcontrol tidak ada masalah berarti saat instalasi. Namun saat instalasi HSOconnect harus dipastikan versi Python yang ada pada sistem, mengingat aplikasi ini merupakan GUI yang dibangun menggunakan Interpreter Python.

Dan saat ini saya akhirnya bisa melakukan posting menggunakan Slackware 13.1. Mari mengoprek lagi!

Debian dan GlobeTrotter Fusion+

Menyambung konfigurasi saya pada slackware, malam ini saya mencoba untuk mengotak-atik konfigurasi untuk si lenny.

Saya telah mengkonfigurasi berkas “/etc/wvdial.conf” seperti pada artikel yang terdahulu. Namun saya telah melupakan satu berkas konfigurasi lagi yaitu konfigurasi pada koneksi pppd. Aplikasi wvdial masih menggunakan pppd untuk menghubungkan komputer kita dengan jaringan internet lewat penyedia jasa nirkabel.

Konfigurasinya cukup singkat. Simpan dalam “/etc/ppp/peers/wvdial”.

noauth
name wvdial
usepeerdns

Semoga bermanfaat. Mari kita tambahkan beberapa aplikasi dengan apt-get.

Slackware dan GlobeTrotter Fusion+

Akhirnya saya bisa melakukan koneksi internet seperti yang saya inginkan. Yaitu dengan modem yang telah saya beli dari jakartanotebook.com dengan menggunakan koneksi telkomsel flash.

Setelah selesai menginstalasikan Slackware Linux kamis sore, saya telah mengobok-obok modul kernel yang dipakai setelah saya memasang modem dan menemukan /dev/noz* sebagai node modem. Saya mencoba beberapa artikel yang pernah saya unduh namun sepertinya saya salah, karena semua artikel tersebut mengarahkan pada driver usbserial. Saya mengunduh artikel tersebut karena mulanya saya mengira perangkat modem ini dari fungsi dan koneksinya.

Kemarin siang saya menemukan sebuah daftar dari kartu data berbasiskan pcmcia. Meski daftar lama, namun modem yang saya pakai ada di situ, yaitu dengan serial NF, dan memang menggunakan driver nozomi. Namun bagaimana cara koneksinya?
Selengkapnya… »