Membaca wiki ini membuat saya semakin yakin apa yang saya pelajari ini lebih baik dari apa yang telah saya tinggalkan.
Fakta 2010
- Indonesia saat ini membayar US$300 juta per tahun untuk membeli software proprietary.
- Tahun 2010, DIKNAS menganggarkan Rp. 3.9 trilyun untuk TIK sekolah.
- Tahun 2010, total belanja IT Indonesia di prediksi sekitar Rp. 141 s/d 181 trilyun.
Uang tersebut sebagian besar lari ke negara maju, seperti, Amerika Serikat dan Eropa.
Saya tidak mau menjadi salah satu orang yang mengharuskan itu terjadi. Sebagai salah satu orang yang ditugaskan sebagai seorang fiskus, saya akan bertanya kepada Anda : “Relakah uang Anda yang disetorkan dalam bentuk pembayaran pajak sebagai sumber utama penerimaan negeri ini, yang katanya digunakan untuk membangun negeri, nyatanya digunakan untuk mengisi kas dan pembangunan negara lain?” Selengkapnya… »
Kemarin ada ajakan untuk bergabung di Planet Para alien Indonesia dari Bapak Dosen yang mempromotori.
Mengapa saya menyebutnya alien? Ini karena teman saya yang satu ini selalu menyebut para pengguna distribusi linux, Slackware, sebagai alien dengan alasan tidak human being.
Semoga dengan ini saya bisa lebih aktif berkontribusi dalam perkembangan perangkat lunak merdeka terutama dengan distribusi Slackware.
Dengan ini saya mewakili teman-teman menyatakan mengundurkan diri dari pengembangan yang kami mulai. Semua kewenangan mengenai aplikasi yang telah kami buat itu sekarang bukanlah tanggung jawab kami, karena sudah diserahkan sepenuhnya kepada yang memiliki kewenangan sepenuhnya mengenai pengembangan sistem di instansi. Segala hal mengenai aplikasi itu silakan ditujukan kepada yang berwenang. Terima kasih.
Kesimpulan saya : “Mungkin Indonesia belum bisa menerima pengembangan dengan lisensi berbasiskan kemerdekaan meski sudah merdeka.”
Bulan ini ternyata merupakan bulan yang sangat sibuk bagi perkembangan teknologi informasi di Indonesia. Ada beberapa acara yang berhubungan dengan dunia maya di wilayah regional Indonesia akhir-akhir ini.
Saya sendiri telah mengikuti 2 (dua) dari 4 (empat) acara yang terselenggara pada akhir bulan ini, Pesta Blogger 2009, di SMESCO, dan GCOS (Global Conference on Open Source), di Shangrila Hotel. Sedangkan masih ada 2 (dua) agenda acara lagi di akhir bulan ini. Pertanyaannya, “Apakah saya akan mengikuti keduanya?”.
Esok hari saya memastikan diri hadir untuk bertemu sang pendiri GNU. Sedangkan untuk hari terakhir dalam bulan ini saya masih menunggu suntikan dana dari rekan saya yang memegang sisa SPPD saya kemarin.
Photo akan segera saya unggah di Facebook.
SELAMAT HARI BLOGGER!