Blog.YHT.Web.ID

Icon

Bosan adalah awal dari penciptaan perubahan.

Bermain dengan GCompris

Sudah lama anak-anak bermain GCompris namun menggunakan versi yang disediakan oleh pengembang Debian dari rilis stretch. Beberapa kali mendapat bug mengenai pembacaan berkas database sqlite aplikasi namun saya biarkan saja dan dengan sabar menunggu perbaikan dari pengembang Debian. Namun hari ini adalah akhir dari kesabaran itu.

Berawal dari beberapa kali dalam sehari saja, maka saya nekat melakukan clone aplikasi GCompris dari github dan membangun sendiri binary. Saat ini semua berjalan lancar, entah masih ada kesalahan lagi atau tidak. Tapi sampai sore ini tidak ada komplen dari anak-anak.

Sekian saja update untuk hari pertama di tahun ini.

Pelunasan Kredit BTN

Antrian kemarin pagi cukup membuatku BeTe Nunggu. Ada beberapa hal yang membuat ketidakjelasan yang kemarin muncul karena aku menghubungi call center dan menanyakan pelunasan, yaitu denda sebesar Rp5.xxx,00 yang tak jelas asal usulnya, tetap tak terjawab. Hanya ada penjelasan bahwa untuk melunasi harus ke Kantor Cabang.

Namun mengingat ini adalah terakhir kali interaksi dengan Bank Plat Merah Tbk, yang pernah aku beli dan jual untung lebih dari yang tertera di lembar pelunasan, ya sudahlah. Bayar dan lunas.

Semoga saja pengambilan sertifikat yang ternyata tak bisa segera dan harus menunggu 3 hari kerja dapat lancar. Dan semoga dapat diambil sebelum 15 hari kerja, karena ada biaya keterlambatan pengambilan sebesar Rp500.000,00 bila diambil setelah 15 hari.

Semoga.

Orange3 Tidak Mendukung MariaDB/MySQL

Berkutat dengan penggalian data (data mining) membuat saya harus berkenalan dengan perangkat orange3 dari biolab. Perangkat yang menawarkan: “Data Mining Fruitful and Fun” dan “Open source machine learning and data visualization for novice and expert. Interactive data analysis workflows with a large toolbox.” namun tak seindah yang saya harapkan.

Sebagai pengelola data yang terbiasa dengan perangkat basis data MySQL dan turunannya MariaDB, saya mengharapkan perangkat yang mampu mengambil data langsung dari basis data yang saya kelola. Mengurangi pekerjaan dan memperpanjang waktu luang saya, tentunya. Dan ternyata saya tidak sendiri.

Bila hanya soal koneksi, tentunya yang harus diteliti adalah konektor atau penghubungnya. Dan di sinilah masalah utama muncul.

Setelah ditelusuri, Orange3 memang hanya menyediakan koneksi ke postgres dan mssql. Konektor yang mereka sebut dengan back-end ini disediakan sumber datanya melalui kode oleh pengembang. Menggunakan python bukan perl atau R, bahasa yang lebih familier buat saya.

Mungkin memang harus membaca lebih banyak dan implementasi bahasa lain.

BlankOn Tambora ke Debian Stretch

Mungkin ada yg sudah melihat status saya di IG.

Mesin saya, 32 bit, yang sejak pertama kali masuk sebagai pengembang dan saya gunakan sebagai uji pemutakhiran melalui `apt-get update; apt-get dist-upgrade; apt-get upgrade` semalam sudah berganti ke Debian Stretch.

Perjalanan panjang sejak Pattimura hingga Tambora.

Mungkin ini tanda.

Mungkinkah arsitektur ini akan menjadi mesin-mesin tua yang tak lagi dihargai?

WebLog, Catatan yang Tertinggalkan

Sudah lama saya tak menulis, tepatnya 3 bulan di weblog ini. Di proyek lainpun, performa menulis saya semakin menurun. Lebih sering berkeluh kesah di status dan posting foto.

Mungkin memang kesibukan membuat lelah dan enggan untuk menulis lebih panjang dari 3 paragraf. Tapi tak apalah.

Di paragraf ke-tiga ini saya sudah tak tahu lagi harus menulis apa. Mungkin kurang piknik.

Repository BlankOn, Pembenahan

Agak tersentil di beberapa tempat. Mungkin sekedar membuat report.

Bila ingin membantu pembenahan silakan gunakan cara ini. Dan balas thread ini bila Anda pengembang juga, atau mantan pengembang yang masih nyanggong di dalam milis. Atau gunakan thread ini bila Anda adalah pengguna.

Itu saja. Jangan cuman koar-koar.

Membuat Docker Registry Lokal

Ada tantangan baru dari Mr Tony untuk membangun infrastruktur di jaringan intranet kantor dengan menggunakan docker. Dan ternyata tanpa saya sadari saya menyanggupinya.

Dan akhirnya malam ini saya membaca-baca dokumen ini. Ntah apa yang akan terjadi besok terjadilah.

Mengapa saya harus membangun registry lokal? Karena akses yang sangat dibatasi karena sebenar-benarnya saya bukan administrator jaringan dan bila mendapatkan akses pun saya sangat meragukan kecepatan yang akan saya dapatkan.

Infrastruktur yang saya bangun bisa jadi apa saja dengan docker. Tanpa saya sadari saya meyakininya.

Ntahlah ini update tentang apa.

Arsip