Dulu menjadi seorang pengguna Slackware (slacker) mungkin sebuah imej yang ‘wah’. Memang kesan pertama saat installasi masih meninggalkan kesan yang sama seperti dulu, distro yang ditujukan untuk seorang ‘advance‘. Dengan TUI, pasti pengguna awam akan menyingkirkannya dan memilih yang lain. Apalagi dari segi installasi aplikasi baru yang tergolong cukup sulit.
Namun semuanya itu adalah distro slackware yang dulu. Saat ini pengguna distro slackware seakan-akan makin dimanja dan dibuat menjadi seorang yang benar-benar `pemalas` (slack = malas). Install dan pemutakhiran aplikasi bukanlah hal yang sulit lagi. Anda hanya memerlukan 2 (dua) paket aplikasi saja, yaitu sbopkg dan installpkg.
Sbopkg merupakan aplikasi untuk membangun paket aplikasi sesuai repository slackbuilds.org. Sedangkan slackpkg merupakan aplikasi yang ditujukan untuk pemutakhiran aplikasi sesuai paket di cermin pengembang slackware. Slackpkg sudah ada dalam distribusi.
Dan.. Saya pun malas untuk menjelaskannya. Yah.. Terlalu dimanja memang membuat malas…
Beberapa bulan lalu saya sempat membeli Option GlobeTrotter Ultra Express Card 7.2 HSUPA dan sampai dengan tadi siang saya hanya bisa menggunakannya di sistem operasi proprietary di salah satu mesin saya. Saat datang saya sudah pernah mencoba modem ini pada mesin Slackware versi 13.0 namun saya belum berhasil melakukan instalasi sampai tuntas. Namun setelah tadi siang saya mencoba menggunakannya di OpenSUSE 11.2 milik saudara saya ternyata modem ini langsung bisa digunakan. Rasa penasaran saya kembali bangkit, terlebih dengan pembakaran semangat dari teman-teman ngobrol online, sehingga saya mencari melalui Mr Google.
Ternyata apa yang saya cari ada di GPRS HOWTO bagian 3.12 High Speed Option Wireless cards (GT Express, GT Max, GT HSUPA). Dan ada 2 (dua) aplikasi yang harus ada di mesin yang saya pakai ini, yaitu : hsolinkcontrol dan HSOconnect.
Pada hsolinkcontrol tidak ada masalah berarti saat instalasi. Namun saat instalasi HSOconnect harus dipastikan versi Python yang ada pada sistem, mengingat aplikasi ini merupakan GUI yang dibangun menggunakan Interpreter Python.
Dan saat ini saya akhirnya bisa melakukan posting menggunakan Slackware 13.1. Mari mengoprek lagi!
Disela-sela kesibukan baru, saya menyempatkan diri mengunduh `iso-images` dari cermin UKDW. Yah, meskipun terlambat paling tidak saya sempat mencatatnya.
Memang saya memiliki repo versi terkini ( current ) di server kantor, namun keingintahuan dan untuk melengkapi koleksi saya memaksa saya untuk segera memilikinya. Paling tidak sekedar icip-icip.
Perubahan yang cukup signifikan adalah penggunaan KDE 4.4.3 dan kernel 2.6.33.4. Namun saya rasa itu tidak terlalu berarti buat saya mengingat saya lebih suka menggunakan XFCE atau LXDE.
Untuk lebih jelasnya silahkan menuju halaman pengumuman resmi dan halaman catatan rilis serta daftar aplikasi dalam paket rilis kali ini.
Mari memutakhirkan sistem.
Kemarin ada ajakan untuk bergabung di Planet Para alien Indonesia dari Bapak Dosen yang mempromotori.
Mengapa saya menyebutnya alien? Ini karena teman saya yang satu ini selalu menyebut para pengguna distribusi linux, Slackware, sebagai alien dengan alasan tidak human being.
Semoga dengan ini saya bisa lebih aktif berkontribusi dalam perkembangan perangkat lunak merdeka terutama dengan distribusi Slackware.
Hanya mengutip :
Hi folks! We have some pretty big changes today, with an update to the latest
KDE SC 4.4.3, and the addition of support for ConsoleKit and PolicyKit which
have been enhanced to use shadow authentication. Thanks to Andrew Psaltis for
doing some great work on polkit-1, and to Robby Workman for spending months
following the sometimes random developments coming from the CK/PK camp. :-)
Thanks to Eric Hameleers for leading the KDE 4.4.x Slackware development and
handling the out-of-tree testing through [alien.slackbook.org]
And with that, we’re calling this Slackware 13.1 BETA1. A stable release
should be just around the corner…
Berita ini ada di RSS pengembangan, namun saya bingung kenapa tidak ada di versi webnya. Mungkin hanya kesalahan program saat saya membuka web-nya.