Jan 3, 2012
Menjenguk Mbak Yeyen
Kemarin saya sempatkan lebih tepatnya kabur menjenguk Mbak Yeyen yang dikabarkan koma. Pukul 12.08, Simbah Andika menelepon saya mengenai kepastian kehadiran saya, dan kira-kira pukul 12.55 saya berangkat menuju TKP.
Setelah berkoordinasi dengan PadiNet selaku penguasa rak, kami menuju pusat data[1]. Sampai di TKP saya baru paham mengapa harus lebih dari 1 orang yang mengerjakan, karena peletakan mesin tidak menggunakan pengait ke rak layaknya mesin peladen di kantor saya. Dan juga, mesin tersebut ditindih oleh 2 buah mesin jenis serupa yang salah satunya mesin milik id-anime.
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata ada kipas yang rusak bantalan[2]-nya yang akhirnya dicopot. Jadi kini mesin tersebut berjalan tanpa 1 kipas belakang. Ini penampakan kipasnya.

Kipas disita oleh Simbah Andika sebagai barang bukti.
Dari kegiatan menjenguk ini juga saya mendapat pemahaman sangat pentingnya sekaligus bahayanya akses fisik ke mesin peladen. Tinggal niat yang sedang mengerjakan saja faktor pembedanya.
[1] Data Center
[2] Bearing
Komantar Terbaru