Blog.YHT.Web.ID

Icon

Bosan adalah awal dari penciptaan perubahan.

Pembuatan Akta Kelahiran di Disdukcapil

Kemarin saya meminta ijin ke pada atasan untuk mengurus Akta Kelahiran putri saya yang pertama.

Malam sebelumnya saya mengurus pengantar ke RT/RW untuk pembuatan PM1 yang tak lain juga pengantar dari kelurahan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil ) untuk pembuatan Akta Kelahiran. Di sana saya ditawari jasa pembuatan yang sebenarnya tidak terlalu besar, namun saya menolak. Sekedar ingin tahu perkembangan birokrasi kependudukan di wilayah saya.

Siang hari sebelum istirahat saya sudah sampai di kelurahan dan kurang dari setengah jam PM1 sudah jadi. Lalu saya pulang sebentar dan akan melanjutkan ke Disdukcapil setelah jam makan siang.

Di Disdukcapil saya mengisi formulir pengajuan dan syarat-syarat serta menyerahkan biaya retribusi pembuatan Akta. Petugas menyebutkan waktu yang diperlukan untuk proses pembuatan akta tersebut 14 hari kerja. Tidak lebih dari setengah jam saya sudah meninggalkan kantor.

Berikut saya jelaskan yang harus disiapkan untuk pengurusan akta kelahiran tersebut :
1. Pengantar dari Kelurahan (PM1);
2. Surat Kenal Lahir atau Surat Keterangan Kelahiran Bidan / Rumah Sakit;
3. Surat/Akta Nikah;
4. Kartu Keluarga;
5. Kartu Tanda Penduduk kedua Orang Tua;
6. Biaya Retribusi ( DKI Jakarta, Jakarta Utara = Rp. 35.000,00 );
7. Biaya Pembuatan PM1 ( Saya tidak tahu ini ada retribusinya apa nggak );
8. Biaya Uang Kas RT/RW;
9. Biaya Menyalin Berkas ( fotocopy );
10. Sebelum lewat batas waktu pengajuan 60 hari kerja ( lebih kurang 3 bulan ).

Untuk berkas-berkas ( nomor 1 s.d 5 ) saya sarankan menyalin ( fotocopy ) tiga kali karena berkas tersebut akan diberikan untuk Disdukcapil satu, kelurahan satu dan arsip pengajuan kita sendiri / disimpan satu. Berjaga-jaga lebih baik dari pada tidak.

Untuk biaya-biaya ( nomor 6 s.d 9 ) saya kira berbeda-beda untuk tiap daerah. Besaran Retribusi berbeda untuk daerah yang satu dan yang lainnya. Sedangkan untuk biaya lain sangat tidak bisa diprediksi. Untuk biaya-biaya ini saya menghabiskan tidak kurang dari Rp 65.000,00. Masih lebih murah dari pada biaya pengurusan yang diajukan salah seorang pengurus RT/RW.

Dan sekali lagi perlu saya ingatkan, jangan melewati batas waktu 60 hari kerja ( lebih kurang 3 bulan ).

Mencoba peduli masih lebih baik daripada sok menyibukkan diri. Pengalaman adalah guru terbaik. Mari kita kenali sosialitas di sekitar kita. Semoga bermanfaat.

Kategori: /home/yht

Tag: , ,

2 Responses

  1. Yuda says:

    itu persyaratan No. 4 Kartu Keluarga harus di daftarin juga ya anak nya sebelum pembuatan akta . jadi sebelum bikin akta kita perbaharui terlebih dahulu KK kita .
    apa betul seperti itu peraturan dari disdukcapil ???

Leave a Reply