Blog.YHT.Web.ID

Icon

Bosan adalah awal dari penciptaan perubahan.

JavaScript dan Interaktifitas Web

Tren yang berkembang pada dunia maya saat ini adalah pengembangan web yang interaktif. Seperti pembahasan kakak kelas saya waktu SMU, bahwa friendster yang menyerah kalah pada facebook, kita bisa melihat bahwa adanya perubahan tren yang katanya sesaat ini.

Saya tidak akan membahas kedua hal tersebut dari sisi pengguna, kemudahan atau apapun, namun masalah penggunaan pustaka dan pemrograman.

Kedua situs jejaring sosial tersebut bila dilihat sekilas menurut kacamata saya menggunakan bahasa pemrograman sisi server yang umum digunakan dalam pengembangan web berbasis OSS, yaitu PHP. Penggunaan bahasa pemrograman sisi server memang bisa menghasilkan sebuah web yang dinamis disesuaikan dengan permintaan. Namun ada hal yang tidak bisa didapatkan bila hanya menggunakan pemrograman sisi server saja yaitu interaktifitas.

Interaktifitas suatu web memerlukan dukungan pemrograman di kedua sisi komputer yang saling berinteraksi. Server web hanya akan merespon bila ada permintaan dari sisi client. Jadi bila ingin membangun suatu web yang interaktif, Anda harus menguasai paling tidak masing-masing satu bahasa pemrograman untuk masing-masing sisi, contohnya PHP untuk pemrograman sisi server dan javascript untuk pemrograman sisi client. Kembali ke contoh kasus pada pendahuluan yang saya gunakan, friendster dan facebook menggunakan keduanya, namun saat ini hanya satu yang memimpin di dalam pasar.

Mengapa ada kalah dan menang dalam membuat suatu interaktifitas? Jawaban yang paling masuk akal adalah kebutuhan akan keadaan saat ini (real time) dan apa yang anda lihat itu yang anda dapat (what you see is what you get – WYSIWYG).

Bila Anda sedang iseng dan melihat kode sumber HTML dari kedua situs jejaring sosial tersebut Anda akan mendapat suatu perbedaan. Pada friendster Anda masih bisa melihat tag-tag html yang bisa terbaca dengan jelas, misalnya opsi dan tautan, sedangkan Anda tidak akan menemukan hal itu dalam facebook. Pada facebook Anda hanya akan menemukan tag-tag script yang akan membuat semuanya lebih interaktif.

Lalu apakah ada cara cepat tanpa harus membangun kode dari awal dalam membangun sebuah web yang interaktif? Gunakanlah pustaka berbasis kode terbuka, misalnya jQuery. Ada yang lain? Banyak, tapi saat ini saya sendiri mempelajari pustaka ini terlebih dahulu sebelum beranjak ke google untuk mencari pustaka javascript yang lain. jQuery

Kategori: /js

Tag: ,

5 Responses

  1. suwung says:

    ampun diriku gaptek
    ngak mudeng nih

  2. pak-git says:

    seeep!!!
    yg ini aku setouju “jangan sia-siakan tu bandwidth cuman buat plurk ama facebok.. ”

    ya kadang bwt donlot pilem kek.. baca komik kek.. donlot apa gitu kek..
    bandwidth is bandwidth hiakakakakakaka!!!

    ndak nyambung Mode=ON
    btw wis nikah awakmu yud? piye kabare?

  3. […] penggunaan opensource dalam dunia komunitas. Tidak seperti tulisan saya yang terdahulu mengenai penggunaan Javascript dalam dunia pemrograman yang meningkatkan interaktifitas, saat ini saya akan membahas penggunaan aplikasi dan sistem berbasi kode terbuka dalam bisnis web […]

Leave a Reply