Menyambung konfigurasi saya pada slackware, malam ini saya mencoba untuk mengotak-atik konfigurasi untuk si lenny.
Saya telah mengkonfigurasi berkas “/etc/wvdial.conf” seperti pada artikel yang terdahulu. Namun saya telah melupakan satu berkas konfigurasi lagi yaitu konfigurasi pada koneksi pppd. Aplikasi wvdial masih menggunakan pppd untuk menghubungkan komputer kita dengan jaringan internet lewat penyedia jasa nirkabel.
Konfigurasinya cukup singkat. Simpan dalam “/etc/ppp/peers/wvdial”.
noauth
name wvdial
usepeerdns
Semoga bermanfaat. Mari kita tambahkan beberapa aplikasi dengan apt-get.
Mungkin ini adalah sebuah curahan hati seseorang yang dalam pekerjaannya selalu berhubungan dengan data.
Saya adalah seorang yang ditugaskan sebagai seorang operator di instansi tempat saya bekerja. Tapi pekerjaan saya bukan hanya mengoperasikan aplikasi yang telah di susun oleh pembangun sistem administrasi di instansi saya, melainkan juga sebagai pengumpul dan pengolah data yang nantinya bisa digunakan sebagai bahan acuan maupun pelaporan.
Bukan untuk menyaingi BPS, namun dalam pekerjaan saya dituntut untuk mengetahui, mencari dan mengumpulkan data yang berhubungan dengan kekuatan finansial seseorang sebagai bahan penelitian ketaatan. Data tersebut sementara saya kumpulkan secara pribadi dalam komputer yang saya pakai untuk bekerja. Namun dalam beberapa waktu lagi mungkin akan berubah.
Selengkapnya… »
Seminggu kemarin saya mengajukan cuti yang menjadi hak saya sebagai seorang pegawai. Sejak saya diangkat menjadi seorang pegawai, tahun 2005, saya 2 (dua) kali ini mengajukan cuti dan keduanya selama 5 (lima) hari.
Pada hari Senin, 16 Maret, ada kabar melalui facebook bahwa saya menerima undangan ke kantor wilayah atasan pada hari Rabu, 18 Maret. Karena tidak disebutkan isi dari surat tersebut saya meminta untuk dialih-tugaskan saja.
Saya telah kembali dari tanah kelahiran saya kemarin, namun karena ternyata ada saudara dekat yang dipanggil-Nya, saya belum bisa mengurusi segala sesuatu yang berkaitan dengan pekerjaan maupun dengan segala kesibukan pribadi saya.
Selengkapnya… »
Akhirnya saya bisa melakukan koneksi internet seperti yang saya inginkan. Yaitu dengan modem yang telah saya beli dari jakartanotebook.com dengan menggunakan koneksi telkomsel flash.
Setelah selesai menginstalasikan Slackware Linux kamis sore, saya telah mengobok-obok modul kernel yang dipakai setelah saya memasang modem dan menemukan /dev/noz* sebagai node modem. Saya mencoba beberapa artikel yang pernah saya unduh namun sepertinya saya salah, karena semua artikel tersebut mengarahkan pada driver usbserial. Saya mengunduh artikel tersebut karena mulanya saya mengira perangkat modem ini dari fungsi dan koneksinya.
Kemarin siang saya menemukan sebuah daftar dari kartu data berbasiskan pcmcia. Meski daftar lama, namun modem yang saya pakai ada di situ, yaitu dengan serial NF, dan memang menggunakan driver nozomi. Namun bagaimana cara koneksinya?
Selengkapnya… »
Beberapa hari yang lalu saya mengikuti seminar, lebih tepatnya kursus, yang diadakan untuk menentukan langkah terakhir dalam kehidupan saya. Langkah terakhir yang akan saya ambil adalah berkeluarga dan ini adalah salah satu bekal dan juga syarat dalam persiapan saya memasuki kondisi yang baru tersebut.
Di sesi pertama, muncul pertanyaan “Apakah kamu mencintai pasanganmu?”. Lalu, muncul pertanyaan lain, “Apakah kamu pernah mempunyai kekasih dan berkata ‘aku mencintaimu’ pada dia/mereka (kekasihmu dulu)?”. Pertanyaan ini membuat saya harus mengingat lagi kenangan masa lalu yang mungkin sudah terlupakan. Pertanyaan ini harus dijawab dengan jujur, karena langkah terakhir ini menentukan tempat dimana saya harus hidup sampai akhir hayat saya.
Mungkin saya bisa mengelak, karena memang ini adalah hubungan berstatus saya yang pertama. Namun ini juga menjadi sebuah tanda tanya besar dalam diri saya, apakah saya pernah berkata ‘aku mencintaimu’ sebelumnya? * Bila ada yang merasa mohon langsung merespon, ya.. *
Selengkapnya… »